Bismillahir-rahamnir-rahim
Alhamdulilahi-rabbil-'alamin
Segala puja dan puji hanya kepada-Mu ya Allah atas segala rahmat, hidayat dan karunia yang Engkau berikan kepadaku.
Shalawat dan salam kumohonkan kehadiratMu agar senantiasa tetap kepada peghulu agama kami, Nabi Muhammad SAW juga kepada keluarga beliau dan para sahabat beliau (juga kepada kami pengikutnya)
Islam Garis QS (al Qur'an dan as Sunnah) ini merupakan sebuah konfigurasi keanekaragamam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam.
Agama Islam diturunkan oleh Allah SWT melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad S.A.W. di bumi jazirah Arab khususnya di kota Mekah, dipandang sebagai ajaran aneh oleh komunitas kota Mekah dan sekitarnya saat itu, kehadirannya di tentang dan ditolak suku-suku yang ada di kota itu khususnya suku Quraisy, suku yang terbesar dan berpengaruh di kota Mekah selama satu decade, beberapa tahun , beberapa bulan dan beberapa hari.
Tumbuh berkembangnya Agama Islam setelah Nabi Muhammad SAW dan para pengikutnya yang jumlahnya hanya puluhan diperintahkan oleh Allah SWT untuk hijrah --exudus- ke kota Madinah yang dahulu disebut Yatsrib.
Kini Agama Islam termasuk Agama Besar yang ada di dunia, bukan sebagai ajaran yang aneh, namun merupakan Agama yang unik atas pemahaman makna ayat-ayat al Qur’an dan Sunnah Rasulullah -Muhammad S.A.W- serta sunnah para pewaris beliau.
Berbeda pemahaman, menjadikan pengamalan Agama Islam beraneka ragam dan bergaris-garis, sesuai dengan garis yang digariskan dalam Al Qur’an dan As Sunnah baik garir lajur garis jalur maupun garis bujur dan garis lintang.
Sebagai akibat pengamalan pemahaman tersebut, pengamalnya dan ajarannya dijuluki Islam garis Keras, Islam garis Lunak dan Islam garis Kenyal atau garis Lentur yang memungkinkan masih ada garis-garis yang lain.
Al Qur’an dan As Sunnah merupakan tolok ukur dan batasan keislaman sebagai bingkai yang global tapi kongrit.
Kaum mislimin yang beraneka ragam cara memahami dan mengamalkan Ajaran Islam, masih dalam bingkai Qur’an dan Sunnah yang global, karena isi kandungan ayat-ayatnya dapat dipahami lebih dari satu pengertian. Al Qur’an dan As Sunnah yang merupakan bingkai utama, di dalamnya terdapat satuan-satuan bingkai-kecil yang merupakan hasil penafsiran dan pemahaman Al Qur’an dan As Sunah, serta diamalkan sebagai bingkai keislaman yang kongrit, merupakan konfigurasi kaum muslimin. Semoga kita masih di antara satu bingkai dari satuan-satuan bingkai yang kongrit yang dibatasi oleh Al Qur’an dan As Sunnah yang global, sebagai realitas konfigurasi keanekaragamam pemahaman dan pengamalan ajaran Islam, amiin.
---mic---
M. Masud_CHATIM al_HAJJ - Islam Garis Qi-eS 001 -
Kamis, 15 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar